TERNATE, IP– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Kelurahan Sulamadaha, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate. Asap tebal dari lokasi kebakaran menyelimuti ruas jalan dan mengganggu aktivitas warga serta pengguna jalan.
Kebakaran yang dilaporkan terjadi sejak sehari sebelumnya itu hingga kini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
Kepulan asap bahkan terbawa hingga ke badan jalan, sehingga mengganggu jarak pandang dan berpotensi membahayakan keselamatan pengendara.
Seorang warga, Rara, mengatakan kebakaran telah terjadi sejak kemarin. Namun, hingga kini api masih belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.
“Semoga kerja keras pemerintah kota bisa mengatasi api yang membakar ini,” kata Rara.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena ruas jalan di kawasan Sulamadaha merupakan jalur yang dilalui masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Asap yang pekat dapat mengurangi jarak pandang pengendara, terutama pengguna sepeda motor.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Ternate, Iptu Naomi Olinna Harahap, S.Tr.K., M.H., mengimbau seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat, agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di kawasan yang terdampak asap.
Ia meminta pengendara mengurangi kecepatan dan mengutamakan keselamatan ketika jarak pandang mulai terganggu akibat kepulan asap.
“Utamakan keselamatan karena keluarga menanti Anda pulang dengan selamat,” ujar Naomi.
Hingga pukul 19.08 WIT, Minggu (4/10/2026), kepulan asap masih terlihat di sepanjang ruas jalan kawasan Sulamadaha. Kondisi tersebut membuat pengguna jalan harus lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.
Kebakaran hutan dan lahan bukan semata persoalan api yang membakar vegetasi. Ketika asap mulai memasuki ruang aktivitas warga dan mengganggu lalu lintas, dampaknya berubah menjadi persoalan keselamatan publik yang membutuhkan penanganan cepat.
Upaya pemadaman dan penanganan kebakaran di lokasi masih terus dilakukan (tim/ip).




