JAKARTA_IP– Jambore Nasional XII Tahun 2026 tak hanya menjadi ruang bagi anggota Pramuka untuk belajar, berkemah, dan membangun persaudaraan. Bagi 72 peserta Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Tidore Kepulauan, perjalanan di Jakarta juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat sejarah, kebangsaan, dan institusi negara.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kesempatan itu hadir melalui kegiatan tour wisata kontingen yang mendapat dukungan dan fasilitasi dari Senator DPD RI asal Maluku Utara, Hasby Yusuf.

Rombongan mengawali perjalanan dari Wisma PHI Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dari sana, para peserta menyambangi Kompleks Parlemen Senayan, yang menjadi rumah bagi tiga lembaga negara DPD, DPR, dan MPR RI.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda wisata. Para peserta diperkenalkan dengan lingkungan lembaga perwakilan sekaligus mendapatkan gambaran mengenai bagaimana aspirasi masyarakat dan kepentingan daerah diperjuangkan melalui institusi kenegaraan.

Bagi generasi muda yang sebagian besar masih berada dalam usia sekolah, pengalaman berada di Kompleks Parlemen menjadi ruang belajar di luar kelas. Mereka melihat dari dekat salah satu pusat pengambilan keputusan politik nasional dan mengenal lebih jauh kehidupan kebangsaan yang selama ini mereka pelajari melalui buku.

Perjalanan kemudian berlanjut ke Monumen Nasional (Monas). Ikon Jakarta itu menjadi ruang bagi peserta untuk menyusuri kembali narasi panjang perjuangan bangsa Indonesia dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Dari simbol perjuangan nasional, rombongan bergerak menuju Kota Tua Jakarta. Kawasan bersejarah itu mempertemukan para peserta dengan jejak Batavia dan peninggalan masa lalu yang menjadi bagian dari perjalanan panjang terbentuknya Indonesia.

Dengan demikian, perjalanan 72 anggota Kontingen Kwarcab Kota Tidore Kepulauan tersebut tidak berhenti pada kegiatan rekreasi. Setiap lokasi yang dikunjungi membawa pesan tentang sejarah, negara, kebudayaan, dan identitas kebangsaan.

Dukungan Hasby Yusuf terhadap kegiatan itu juga memperlihatkan perhatian terhadap aktivitas generasi muda Maluku Utara, khususnya anggota Pramuka yang membawa nama Kota Tidore Kepulauan dalam ajang Jamnas XII 2026 di Jakarta.

Bagi Hasby, pengalaman seperti ini penting karena pendidikan generasi muda tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Perjalanan, perjumpaan dengan sejarah, dan kesempatan melihat langsung institusi negara dapat menjadi bagian dari proses membentuk wawasan serta karakter.

Melalui fasilitasi tersebut, peserta diharapkan pulang ke Tidore tidak hanya membawa cerita tentang perjalanan ke Jakarta, tetapi juga membawa pengetahuan baru mengenai sejarah bangsa, kehidupan bernegara, keberagaman budaya, serta pentingnya menjaga persatuan.

Di tengah semangat Jamnas XII 2026 yang mengusung tema “Bergerak Bersama, Berkreasi Tanpa Batas”, perjalanan Kontingen Kwarcab Kota Tidore Kepulauan menjadi bagian dari pengalaman yang lebih luas: belajar mengenal Indonesia dengan cara melihat, merasakan, dan menyaksikan langsung denyut sejarahnya.

Bagi 72 peserta itu, Jakarta akhirnya bukan sekadar tempat berlangsungnya Jambore Nasional. Ia menjadi ruang belajar yang mempertemukan generasi muda Tidore dengan sejarah, parlemen, dan wajah keberagaman Indonesia,”(tim/red).