KEPSUL, IP- Kepungan asap hitam tebal mengganggu aktivitas penerbangan di tiga bandara di Maluku dan Maluku Utara, yakni Bandara Emalamo Sanana di Kabupaten Kepulauan Sula, Bandara Pattimura Ambon, dan Bandara Sultan Babullah Ternate.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dampak paling nyata dirasakan di Bandara Emalamo Sanana. Operasional bandara tersebut dilaporkan ditutup hingga Rabu. Penutupan ini menghambat mobilitas masyarakat, terutama penumpang yang mengandalkan transportasi udara untuk bepergian ke luar daerah.

Di tengah ketidakpastian jadwal penerbangan, sejumlah penumpang memilih beralih ke transportasi laut. Mereka menempuh perjalanan menggunakan kapal menuju Ternate agar tetap dapat melanjutkan perjalanan.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana kepungan asap tidak hanya mengganggu aktivitas penerbangan, tetapi juga memaksa masyarakat mengubah rencana perjalanan dan mencari moda transportasi alternatif.

Hingga kini, asal asap hitam yang menyelimuti sejumlah wilayah tersebut belum dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia. Dugaan keterkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan perlu ditelusuri lebih lanjut melalui keterangan resmi instansi terkait.

Penutupan bandara dan pengalihan perjalanan penumpang menjadi perhatian, terutama terkait keselamatan penerbangan, kepastian informasi bagi calon penumpang, serta langkah penanganan terhadap sumber asap yang mengganggu aktivitas transportasi udara (tim/ip).