SOFIFI_IP– Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) semakin dekat. Memasuki hitungan 56 hari menuju TKA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara mengingatkan para siswa agar menjadikan waktu yang tersisa sebagai momentum untuk memperkuat penguasaan materi, melatih kemampuan secara konsisten, serta mempersiapkan diri secara lebih matang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pesan tersebut disampaikan melalui kampanye edukatif yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara. Dalam materi tersebut, siswa diajak tidak melihat TKA sebagai sebuah hambatan, melainkan sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan persiapan dan ikhtiar.

“Saatnya bersiap, tingkatkan kompetensi, raih prestasi!” demikian pesan utama yang ditampilkan dalam kampanye tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Dr. Abubakar Abdullah, S.Pd., M.Si., turut menyampaikan semangat kepada peserta didik melalui pesan “Bersama, Kita Bisa!”

Dalam pesan itu, terdapat empat langkah utama yang ditekankan kepada siswa dalam menghadapi TKA. Pertama, memahami materi yang menjadi bekal menghadapi ujian. Kedua, melatih soal secara rutin agar siswa terbiasa menghadapi berbagai bentuk pertanyaan.
Ketiga, siswa diminta mengelola waktu dengan baik. Manajemen waktu dinilai menjadi bagian penting dalam proses persiapan, terutama ketika waktu menuju pelaksanaan TKA semakin terbatas.
Keempat, siswa didorong untuk berikhtiar dan berdoa sebagai bagian dari proses mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Pesan yang dibangun Dinas Pendidikan Maluku Utara cukup sederhana: 56 hari bukan sekadar hitungan waktu, tetapi ruang untuk meningkatkan kesiapan.

Karena itu, siswa tidak hanya dituntut mengejar hasil, tetapi juga membangun kebiasaan belajar yang teratur. Latihan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat memperkuat pemahaman sekaligus meningkatkan kepercayaan diri ketika menghadapi TKA.

Pada bagian akhir kampanye tersebut, Disdik Maluku Utara menegaskan slogan: “TKA bukan halangan, tapi tantangan.”

Pesan ini sekaligus menjadi ajakan agar siswa tidak menghadapi TKA dengan kecemasan, melainkan dengan persiapan. Sebab, semakin dekat hari pelaksanaan, semakin penting pula kemampuan siswa untuk mengatur waktu, memahami materi, dan menjaga konsistensi belajar.

Kini waktu terus berjalan. Tinggal 56 hari. Persiapan tidak lagi cukup hanya dengan niat ia membutuhkan latihan, disiplin, dan kesungguhan,”(tim/red).