TIDORE KEPULAUAN_IP– Kepedulian terhadap penguatan kehidupan keagamaan di tengah masyarakat kembali ditunjukkan Anggota DPD RI asal Maluku Utara, Hasby Yusuf.
Kali ini, Hasby menyerahkan bantuan kepada Majelis Ta’lim Nurul Fatayat, Kelurahan Ome, Kota Tidore Kepulauan, berupa perangkat sound system dan Al-Qur’an. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas majelis ta’lim sekaligus memperkuat ruang-ruang pembelajaran keagamaan yang tumbuh di tengah masyarakat.
Bagi Hasby, majelis ta’lim bukan sekadar tempat berkumpul untuk mengikuti pengajian. Di dalamnya terdapat ruang untuk membangun silaturahmi, memperdalam pengetahuan agama, sekaligus menanamkan nilai-nilai moral dan kebersamaan di lingkungan masyarakat.
Karena itu, dukungan terhadap aktivitas majelis ta’lim dinilai penting agar kegiatan keagamaan dapat berlangsung secara lebih baik dan berkelanjutan.
“Bantuan ini mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi seluruh jamaah dan mendukung kegiatan Majelis Ta’lim Nurul Fatayat,” ujar Hasby.
Ia mengatakan, Al-Qur’an yang diserahkan diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari fasilitas majelis, tetapi benar-benar menjadi sumber pembelajaran dan pedoman bagi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara perangkat sound system diharapkan dapat membantu kelancaran berbagai kegiatan, mulai dari pengajian, pembacaan Al-Qur’an, tausiah, hingga kegiatan keagamaan lainnya.
Hasby menilai, pembangunan masyarakat tidak cukup hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Penguatan kehidupan sosial dan spiritual juga menjadi bagian penting dalam membentuk masyarakat yang memiliki kepedulian, solidaritas, serta karakter yang kuat.
“Pembangunan itu bukan hanya soal infrastruktur. Ada pembangunan manusia, ada nilai-nilai keagamaan yang juga harus kita rawat bersama,” katanya.
Menurut dia, keberadaan majelis ta’lim memiliki posisi strategis dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus menjadi ruang pendidikan informal bagi masyarakat.
Terlebih bagi kaum perempuan, majelis ta’lim dapat menjadi wadah untuk memperluas pengetahuan, mempererat persaudaraan, serta mengambil peran dalam membangun ketahanan sosial keluarga dan lingkungan.
Hasby berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kegiatan-kegiatan positif yang tumbuh dari lingkungan warga.
“Semoga bantuan ini menjadi amal yang bermanfaat dan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyerahan bantuan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Hasby untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan menyerap berbagai kebutuhan yang berkembang di tingkat akar rumput.
Dari Ome, pesan itu sederhana: pembangunan tidak selalu hadir dalam bentuk proyek besar. Kadang ia tumbuh dari sebuah majelis, dari lembaran Al-Qur’an yang dibaca bersama, dari suara pengajian yang terdengar di tengah kampung, dan dari kepedulian yang membuat masyarakat merasa tidak berjalan sendirian,”(tim/red).




