MALUKU UTARA memiliki sejumlah destinasi wisata alam yang menawarkan panorama eksotis dan relatif masih alami. Mulai dari pantai, pulau kecil, air terjun, gua, hingga kawasan pegunungan, provinsi ini memiliki beragam pilihan bagi wisatawan yang menyukai wisata alam dan petualangan.
Meski akses menuju sejumlah lokasi membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit, keindahan alam yang ditawarkan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari hiruk-pikuk perkotaan.
Berikut 10 destinasi wisata alam di Maluku Utara dengan susunan yang telah diacak:
1. Goa Boki Maruru
Bagi pencinta petualangan, Goa Boki Maruru di Halmahera Tengah menawarkan pengalaman menjelajahi alam dari sisi yang berbeda.
Wisatawan dapat menyusuri sungai menggunakan perahu sebelum memasuki bagian dalam gua. Air sungai yang berwarna kehijauan menjadi salah satu daya tarik perjalanan menuju gua.
Pengunjung juga dapat memilih menjelajahi gua dengan berjalan kaki. Namun, aktivitas ini membutuhkan persiapan dan perlengkapan yang memadai karena terdapat sejumlah anak tangga curam.
Di dalam gua, wisatawan dapat melihat formasi stalaktit yang menghiasi bagian dalam Goa Boki Maruru.
Lokasi: Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
2. Pulau Gebe
Pulau Gebe berada di Halmahera Tengah dan memiliki posisi yang berdekatan dengan Kepulauan Raja Ampat. Kondisi geografis tersebut membuat kawasan perairannya memiliki potensi wisata bahari yang menarik.
Wisatawan dapat menikmati keindahan biota laut sekaligus menjelajahi kawasan hutan yang masih terjaga. Pulau ini juga menjadi habitat sejumlah flora dan fauna endemik.
Selain menikmati alam, wisatawan dapat berinteraksi dengan masyarakat setempat yang sebagian bekerja sebagai nelayan.
Kuliner berbahan dasar sagu, seperti papeda, juga menjadi salah satu hidangan yang dapat dicicipi ketika berkunjung ke Pulau Gebe.
Lokasi: Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
3. Pantai Luari
Pantai Luari menawarkan perpaduan pasir putih, air laut berwarna biru, serta panorama pegunungan.
Dari kawasan Tanjung Luari, wisatawan dapat menikmati pemandangan Gunung Tarakani dan Gunung Mamuya. Ketika air laut surut, pengunjung bahkan dapat menikmati kawasan tanjung dengan latar kedua gunung tersebut.
Selain bersantai di pantai, wisatawan dapat berenang dan menyelam untuk menikmati keindahan bawah laut.
Wisatawan juga dapat mencicipi jagung manis, salah satu penganan khas Tobelo, ketika berkunjung ke kawasan ini.
Lokasi: Jalan Desa Pantai Wisata, Luari, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Jam buka: Setiap hari, 24 jam.
4. Gunung Dukono
Maluku Utara juga menjadi tujuan menarik bagi pencinta pendakian dan wisata petualangan. Salah satunya adalah Gunung Dukono.
Gunung api ini dikenal dengan aktivitas vulkaniknya. Kepulan asap dari kawasan gunung menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman mendaki dengan suasana berbeda.
Perjalanan menuju kawasan gunung juga memungkinkan pendaki menikmati keanekaragaman hayati yang terdapat di sepanjang jalur.
Bagi pencinta petualangan, Gunung Dukono dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengeksplorasi sisi lain Maluku Utara.
Lokasi: Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara
5. Pulau Moor
Pulau Moor merupakan destinasi yang cocok bagi wisatawan yang mencari tempat dengan suasana lebih sepi.
Pulau ini memiliki luas sekitar tiga kilometer persegi dengan panorama pasir putih dan perairan yang masih relatif alami. Wisatawan dapat melakukan aktivitas berenang dan menyelam untuk menikmati keindahan bawah laut di sekitarnya.
Letaknya yang jauh dari pusat kota membuat perjalanan menuju Pulau Moor membutuhkan waktu cukup panjang. Perjalanan darat dan laut dapat memakan waktu hingga sekitar enam jam.
Namun, perjalanan tersebut sebanding dengan suasana tenang dan panorama alam yang ditawarkan Pulau Moor.
Lokasi: Wailegi, Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.
6. Tanjung Rappa Pelangi
Bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama pantai sekaligus suasana yang tenang, Tanjung Rappa Pelangi di Desa Wisata Bobanehena dapat menjadi pilihan.
Kawasan ini dikenal dengan keberadaan pondok wisata terapung yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan alam dari atas perairan.
Di sepanjang garis pantainya terdapat bongkahan batu yang berpadu dengan hutan bakau. Bebatuan tersebut disebut-sebut berasal dari aktivitas letusan gunung api pada masa lampau.
Panorama Tanjung Rappa Pelangi semakin menarik ketika matahari mulai terbenam.
Lokasi: Bobanehena, Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
Jam buka: Setiap hari, 24 jam.
7. Air Terjun Kahatola
Air Terjun Kahatola memiliki karakteristik yang berbeda dari kebanyakan air terjun. Aliran airnya langsung bermuara ke laut dan dikelilingi tebing-tebing tinggi.
Wisatawan dapat mencapai kawasan air terjun dengan menggunakan perahu. Selain menikmati pemandangan air terjun, pengunjung dapat menjelajahi perairan di sekitarnya yang dikenal memiliki air jernih dan biota laut yang beragam.
Kawasan ini juga menjadi salah satu lokasi yang menarik bagi pencinta aktivitas menyelam. Jika beruntung, wisatawan dapat melihat pelangi yang muncul di sekitar air terjun.
Lokasi: Loloda, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
8. Benteng Tolukko
Tidak hanya wisata alam, Maluku Utara juga memiliki destinasi bersejarah yang menawarkan panorama laut.
Salah satunya adalah Benteng Tolukko di Ternate. Benteng ini dibangun Portugis pada 1540 sebagai bagian dari upaya menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku.
Bangunan benteng yang masih berdiri hingga kini menjadi daya tarik wisata sejarah. Lokasinya yang berada di kawasan Ternate Utara juga menawarkan pemandangan Laut Ternate.
Lokasi: Sangaji Utara, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara.
Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00-17.00 WIT.
9. Tanjung Bongo
Tanjung Bongo merupakan salah satu destinasi wisata alam di Halmahera Utara yang kerap dijuluki sebagai “miniatur Raja Ampat”.
Julukan tersebut tidak lepas dari pemandangan gugusan pulau karang yang dapat ditemukan di kawasan Tanjung Bongo. Suasana yang relatif tenang juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati alam.
Untuk menjelajahi kawasan tersebut, wisatawan dapat menyewa perahu nelayan. Sepanjang perjalanan, pengunjung juga dapat melihat ikan-ikan yang berada di dalam keramba milik masyarakat setempat.
Lokasi: Pune, Galela, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
10. Pulau Meti
Pulau Meti, yang juga dikenal sebagai Pulau Miti, merupakan salah satu destinasi yang dapat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pulau yang tenang.
Untuk mencapai pulau ini, wisatawan dapat menggunakan perahu ketinting dari Desa Mawea, Kecamatan Tobelo Timur, Kabupaten Halmahera Utara.
Beragam aktivitas dapat dilakukan di Pulau Meti, mulai dari snorkeling, memancing, hingga menikmati pemandangan alam. Pulau ini juga menyimpan jejak sejarah Perang Dunia II berupa peninggalan seperti meriam dan kendaraan perang.
Wisatawan yang ingin lebih lama menikmati suasana pulau dapat menginap di Meti Cottage. Penginapan tersebut dikenal memiliki konsep ramah lingkungan dengan memanfaatkan limbah sebagai bagian dari material pembangunannya.
Lokasi: Meti, Tobelo Timur, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Maluku Utara, Destinasi untuk Pencinta Alam dan Petualangan
Maluku Utara menawarkan kombinasi wisata alam, sejarah, dan petualangan dalam satu kawasan. Keindahan pulau-pulau kecil, pantai, dunia bawah laut, gua, air terjun, hingga gunung api membuat provinsi ini memiliki banyak pilihan destinasi untuk dijelajahi.
Meski sebagian destinasi membutuhkan perjalanan panjang, kondisi alam yang masih relatif alami menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mencari pengalaman berbeda dan menikmati suasana yang jauh dari keramaian kota.



